Looking Back…

September 4th, 2007 by day-after-day

Ramadhan…the holy month, the most precious time in a year, is right in front of my eyes…

I imagine the excitement and joy during the fasting, the tarawih, the pray…with full expectation of Allah’s grants and forgiveness…

One week a head…

One week last before Ramadhan…it’s the right time to looking back…looking back the one passed year…

Thought it wont be easy…since sometimes our mind tend to forget bad experiences…and only left the happy memories…(even I never forget the dreadfull time when my lovely nephew was incured retinoblastoma…:(..)

But I’ll try to regain my memories…remember my happy & sad memories, my achievement, my failures, my bad attitude, my sins…all over the year…

I hope…when I got the clear vision of my passed live, I can notify what I have to change from my behaviour, what I have to gain and what I have to let go…I think it will be easier if I can just focused for what I have to do to be a better person…

and Ramadhan…will be the time for me to clean my heart (and my stomach also…:p…), to contemplate, and to renew my spirit to through a brand new year…and I hope…if I looking back again, there will be less things to be fixed…

Welcome Ramadhan….

Susah-susah Mudah

July 18th, 2007 by day-after-day

Mo mulai menulis itu "susah-susah mudah" (kutip dari lagunya Bang Iwan Fals) ya???

Dari kemarin, mata uda pegel melototin kompie dan tangan uda siap menari di atas keyboard, tapi ga ada hasrat sedikitpun untuk menulis…

Atau, mungkin rasa malas yang menguasai dan menghalangi rembesan2 ide yang berusaha mengaliri sel-sel kelabu di otak (halah…jadi inget Papa Poirot..hehe..)..

Padahal banyak banget yang mo diceritain, mulai dari acara silaturahim ke kampung Badui (yang berakhir dengan keinginan yang bulat untuk tidak balik lagi kesana…jauh banget euy…bener2 kayak lagunya Ninja Hattori…-mendaki gunung, lewati lembah, sungai mengalir indah ke samudra, bersama teman berpetualang, blablabla-…), rafting bareng temen2 kantor di Citarik (klo ini mo lagi..apalagi klo gratis..huehehe) ampe kesuksesan masak sup ikan…(narsis mode on..)…

Actually (lho koq jadi bahasa Inggris…biarin aja deh), I just wanna share bout my activity in the last 2 months…

Early June…I was intended to learn French without a course (otodidak maksudnya), but Madame Koditdhoet told me that it’s definitely impossible, coz in French, the most difficult lesson is spelling, its pronunciation is awfully difficult…but I was insisted, I bought French dictionary, downloaded French conversation….and see…only 1 week and I give up…hehe…I’ll better learn Gaulnese (bahasa gaul-red)…;p

Then… I was obsessed with crime story, since I re-read all my Agatha Christie’s collections during June and July…At that time, I was interested with the real case which happened in the early of 20th century involved a woman called Lizzie Borden. I searched in the web, and found the fact that Lizzie Borden was accused of her father and step-mother murder but the verdict is not guilty due to the lack of evidence…and the mysterious murder (if Lizzie is not guilty) was never discovered….huhu…what an eerie crime…

After that I was tired with the crime cases, and start to be a movie-freaker, since I rarely go to the movie…In July, I watched Fantastic 4 (2 times), Transformer, Die Hard 4 and Harry Potter and the Order of Phoenix (premier bo…bela2in banget…)…well…I vote for Die-Hard 4….excellent…

Sekarang (koq bahasa Indonesia lageee???)…lagi seneng berburu resep masakan untuk mengasah kemampuan memasak…hehe…kata ibuku klo uda bisa masak tinggal cari suami…hihi…ayo para jomblo-ers, kita belajar memasak bersama!!! (mode “kompor” on)…

Besok…pingin ngapain lagi ya??????

Berubah…

April 30th, 2007 by day-after-day

Hidup memang bagai roda pedati..kadang tergilas di bawah, kadang berjaya di atas…

Baru saja tertawa…satu jam berikutnya menangis…

Manusia tidak bisa statis…sunnatullah menjadikannya dinamis

Selalu saja berubah…berpindah tempat, berganti mode, bertambah dewasa..dan menjadi mati

Jika manusia tidak mau berubah, maka alam dan dirinya sendiri akan memaksanya berubah

Perubahan dibutuhkan untuk menghadapi dunia yang senantiasa berubah

Keniscayaan yang niscaya

Perubahan…transformasi untuk menjadi lebih baik dalam konteks kebaikan, dengan cara dan media yang baik pula

Namun yang paling penting adalah niat…hanya karena Allah

Niat menjadi manusia yang lebih baik, dan biarlah Allah yang menentukan hasilnya

Karena apapun yang kita perbuat..tak ada jaminan keberhasilan…

Hanya satu keyakinan:

"Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri" (Q.S. Ar-Ra’d:11)

Wallahu’alam…

Even heroes have the right to bleed

April 26th, 2007 by day-after-day

Buat yang lagi mengagumi Superman…

Di lagu ini baru denger Superman mikirin dirinya sendiri..

Well…it’s not easy to be him..;p

Superman

Five for Fighting

I can’t stand to fly

I’m not that naive

I’m just out to find

The better part of me

I’m more than a bird…

i’m more than a plane

More than some pretty face beside a train

It’s not easy to be me

Wish that I could cry

Fall upon my knees

Find a way to lie

About a home I’ll never see

It may sound absurd…

but don’t be naive

Even heroes have the right to bleed

I may be disturbed…

but won’t you concede

Even heroes have the right to dream

It’s not easy to be me

Up, up and away…away from me

It’s all right…

you can all sleep sound tonight

I’m not crazy…or anything…

I can’t stand to fly

I’m not that naive

Men weren’t meant to ride

With clouds between their knees

I’m only a man in a silly red sheet

Digging for kryptonite on this one way street

Only a man in a funny red sheet

Looking for special things inside of me

Inside of me

Inside me

Yeah, inside me

Inside of me

I’m only a man In a funny red sheet

I’m only a man Looking for a dream

I’m only a man In a funny red sheet

And it’s not easy, hmmm, hmmm, hmmm…

Its not easy to be me

Sholat yuk

January 15th, 2007 by day-after-day

Jadi inget ama temenku…suatu saat dia pernah berkata dengan penuh penyesalan “Duh…tadi pagi kesiangan nih sholat subuhnya..” hampir saja diriku nyeletuk..”sama…dayu juga susaaaah banget bangun subuh, kudu diudag2 dulu ama nyokap..”..:p tapi ternyata dia nerusin..”saya baru kebangun jam setengah 5, padahal uda pasang weker…” gubraaksss…dayu langsung speechless…whew…untung td ga nyeletuk..hehe…padahal waktu itu tuh subuh jam 4 lewat seperempat…

Juga teringat kisah di zaman Rasulullah, dimana salah satu sahabatnya (Umar ato sapa ya…lupa…eh…dilupakan ding…) ketinggalan sholat berjamaah karena terlalu sibuk mengurusi kebunnya, karena sangat menyesal dia merelakan kebunnya tersebut sebagai iqob (denda) untuk menebus kesalahannya…

Subhanallah…penyesalan itu begitu cepat datang kepada mereka…

Banyak hal yang sering kita lalaikan, dan banyak juga yang membuat lalai…

Mungkin yang paling sering kita lalaikan adalah sholat…padahal waktu sholat adalah waktu khusus kita untuk bisa audiensi dengan Allah…private lho…dulu waktu ikut kepanitiaan, temen2 yang kebagian tugas nyari sponsor seneeeeng banget klo dapet kesempatan audiensi ama Manajer PT. A atw Vice President PT. B… Tapi, kenyataannya memang hal inilah yang sering kita lalaikan, disamping karena kesibukan duniawi yang memang melalaikan…mungkin juga karena susah banget untuk sholat khusyu, susah banget untuk ngerasa Allah tuh melihat, mendengar dan menjawab semua bacaan sholat kita, susah banget untuk dapat spiritual sense dari sholat2 yang kita lakukan…jadinya suka ilfil (ilang filling)…trus males deh sholatnya

Saya baru aja selese baca bagian pertama buku Losing My Religion: A Call for Help-nya Jeffrey Lang. Beliau adalah seorang mualaf, guru matematika di Kansas University yang mendapat hidayah untuk menjadi muslim pada usia 28 tahun…

Berikut beberapa kutipan dari buku tersebut yang sangat menyentuh hati saya:

Pada awal perkenalannya dengan Islam yang dia peroleh dengan mentadaburi Al Qur’an, dia merasakan sensasi spiritual yang sangat kuat (sebelum Islam dia adalah seorang atheis)…bahkan dia dapat sholat dengan kerendahan hati dan perasaan berdosa yang amat tulus…sehingga sholatnya bisa berlangsung lama sekali dan melumatkan hatinya dalam penyesalan…

Namun, adakalanya dia tidak merasa dekat dengan Allah, diapun bertanya2… mengapa Allah menjauhinya????dia bermohon agar Allah mengizinkannya merasakan balutan kasih sayangNya, mengizinkannya mengetahui ketentraman dan ketenangan yang dulu melimpahinya…namun, meskipun memohon tiada henti, sholatnya masih saja hambar…

Akhirnya setelah lama merenung dan bertanya2, dia mendapat jawabannya, yaitu:

Pertama, ada jaminan Allah dalam Al-Qur’an bahwa Allah selalu dekat, mendengar dan mengabulkan doa2 kita, sekalipun kita sering melupakannya (Q.S. 2:186)

Kedua, sewaktu tidak merasakan kekhusyukan, ada banyak pelajaran yang dapat diperoleh dari sholat, diantaranya sholat sebagai sumber kekuatan dan sebuah istirahat spiritual.

Ketiga, ada masanya Rasulullah tidak mendapat wahyu dari Allah setelah wahyu pertama turun (5 ayat surat Al-‘Alaq), pada saat itu Rasul menjadi resah, bertanya2 mengapa Allah tidak lagi menurunkan wahyu untuknya… Jika Rasulpun pernah mengalami saat2 seperti itu, jadi kita tak perlu rewel untuk memprotes Allah atas kehambaran sholat kita…

Yang perlu dilakukan adalah sholat dan sholat terus…niat hanya karena Allah, sambil terus berkaca diri apakah kita telah kehilangan kekhusyukan dalam sholat, atau telah berbuat dosa atau mengalami kemunduran iman….

Teruslah beribadah dengan tekun, memperbaiki diri, memetik banyak hikmah sholat dan menyerahkan urusan pengalaman spiritual kepada Allah, Pemilik segala sesuatu…

“Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, (jawablah) bahwa Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa; jika dia berdoa kepadaku, hendaklah dia memenuhi (segala perintah)-Ku dan hendaklah dia beriman kepada-Ku agar dia selalu berada dalam kebenaran. (Q.S. 2:186)

Wallahu’alam

Sayup2 terdengar suara Mba Fuj…”Day, sholat yuuuuk…” Dan suara saya menjawab..”bentar mba…nanggung…lagi upload blog…”

Ups…astaghfirullah…

Mba Fuj…sering2 ingetin dayu ya….:D

Since I Found You

January 9th, 2007 by day-after-day

"since i found You

my world seems so brand new
You’ve show me the love i never knew
Your presence is what my whole life through
since i found You

my life begin so new
now who needs a dream when there is You
for all of my dreams came true
since i found You"

Klo dengerin lagunya Christian Bautista ini, daleeem banget, liriknya itu loh…

Apalagi buat wece2 yang dengerin ni lagu sambil ngebayangin cowo2 pujaan hatinya…huehehehe..

Saya blum pernah ngerasain sih, tapi klo pertama kali kita nemuin soulmate kita (emang pernah ilang???), yang akan berbagi hidup dengan kita, pasti rasanya bahagiaaaa banget…rasanya dunia milik berdua, yang laen cuma ngontrak…hehe…

Eiiiit…jangan pasang tampang mupeng dulu ya…

Sekarang gimana klo kita ganti You dengan Allah, bukan ce-ce-pe, te-te-em ato suami kita???

Saya sendiri, selama 25 taun idup di dunia ini, baru sekali ngerasa bener2 merasakan kehadiran Allah…walaupun saya bukan orang jahat yang ngelakuin apa saja karena ga ngerasa dilihat Allah, tapi sepertinya saya menjauhi hal2 yang dilarang agama bukan sepenuhnya karena Allah, tapi mungkin karena takut ketahuan orang tua, temen ato tetangga…lhooo???

Back to the topic, sekitar sebulan ato dua bulan yang lalu saya ikut training ESQ – Emotional and Spiritual Quotient – dan disitulah saya ngerasa bener klo Allah itu bener2 yang menciptakan alam semesta ini, dan Allah mampu nyiptain galaksi yang ruaaarrr biasa besar sampai sel2 yang subhanallah…sangat kecil…

Bukan mo promosi lhoo, but I just wanna share…

Bertolak dari momen tersebut, kesadaran mulai timbul…klo tujuan hidup kita ini bukan hal2 remeh seperti jadi orang kaya, jadi seleb, jadi miss universe, ato jadi tukang insinyur…tapi tujuan kita lebih mulia dari itu…

Dalam hidup kita, manusia semestinya memiliki visi dunia dan akhirat. Di dunia, kita kudu lakukan yang terbaik untuk diri kita, keluarga kita, orang2 di sekitar kita; do your best effort untuk mencapai kebahagiaan dunia….. tapi tetep dalam koridor yang akan menjamin keselamatan kita di akhirat kelak…

Kesadaran itu juga menembus dinding2 kesombongan, yang menganggap diri ini paling baik, paling benar, paling keren, pokoknya narsis abiss deh….tapi pada hakikatnya manusia itu ga lebih besar dari setitik debu di jagat raya…coba deh bayangin langit diatas langit….planet di atas planet…galaksi di atas galaksi…kita ada dimana ya???

Manusia juga sangat tergantung pada kebaikan atau rahmat dari Sang Pemilik Jiwa…coba deh 1 menit aja ga napas, pasti tersiksa banget, bahkan kekenyanganpun bikin menderita (pengalaman pribadi…;p).

Selanjutnya, timbul kesadaran bahwa cinta Allah sangat besar pada makhlukNya; kehidupan, rejeki, alam semesta, bahkan cobaan dan ujian pun adalah tanda kecintaan Allah kepada manusia…karena dari itu semualah manusia bisa terus belajar menapaki hidup ini, dan itulah sarana agar manusia dapat mencapai derajat keraqwaan…

Dan puncak dari segala kesadaran adalah bahwa adalah kewajiban kita untuk membalas cinta dari Allah tersebut…walaupun Allah tak akan rugi sedikitpun klo seluruh makhluk di alam semesta ini tidak mencintaiNya…namun, kitalah yang butuh untuk mencintaiNya…karena pengharapan akan cinta Allah itulah yang akan membuat kita dapat terus meniti jalan Allah menuju kebahagiaan yang kekal di akhirat kelak…

Apabila hamba-Ku mendekat kepada-Ku sejengkal,

Aku akan mendekat kepadanya sehasta…

Bila ia mendekat sehasta,

Aku akan mendekat sedepa…

Bila ia datang kepada-Ku dengan berjalan,

Aku akan datang kepadanya dengan berlari

(HR Bukhari dari Anas bin Malik)




wallahu’alam

Sometimes, best is not good enough

January 7th, 2007 by day-after-day

Pernah ga berpikir, asal sudah sholat, puasa, dan zakat..enough…kamu uda jadi muslim yang baik????…jujur..saya pernah berpikir seperti itu..

Namun, setelah banyak baca baik buku atau artikel dan juga diskusi, saya mulai merenung, apakah Islam itu agama yang egois (asal saya masuk surga sudah cukup)???

Tidak..ternyata pemahaman saya yang salah, menjadi muslim yang baik saja tidak cukup…Islam itu bukan agama individual yang mementingkan diri sendiri…

Kita sering mendengar bahwa Allah menciptakan manusia untuk menjadi khalifah di bumi, menjadi khalifah yang mana gunung2pun tidak sanggup menanggung amanah tersebut, yang bahkan malaikat yang paling tunduk pada ketetapan Allah-pun mempertanyakan kesanggupan manusia..

Apa sih khalifah itu??mungkin terjemahan bebasnya adalah pemimpin atau lebih tepatnya pengelola, klo di perusahaan mungkin bisa disamakan dengan manajer, seperti pada zaman kekhalifahan ada Khalifah Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali, dan sebagainya…

Khalifah…seorang khalifah adalah seseorang yang bertanggung jawab terhadap binaannya, anak buahnya, bawahannya, anaknya, keluarganya…bahkan dikatakan setiap manusia adalah pemimpin bagi dirinya sendiri..Sang pemilik raga bebas melakukan apa saja bagi organ tubuhnya, namun walaupun pasrah, mereka juga akan protes jika sang pemilik raga terlalu berlebihan atau bahkan menelantarkan diri mereka. Disitulah dibutuhkannya kearifan seorang khalifah, dan untuk itulah manusia dikaruniai akal dan nurani.

Jadi, segala sesuatu yang bersentuhan dengan kita, berinteraksi dengan kita, menjadikan kita bertanggung jawab terhadapnya untuk mengelolanya dengan baik dalam kadar yang berbeda2..

Di zaman sekarang, dimana manusia semakin terelaborasi oleh kapitalisme dan semakin individualis, apakah tugas manusia sebagai khalifah tetap relevan?

Justru di zaman yang penuh dengan kejahiliyahan ini, kita sebagai muslim harus menemukan jati diri sejati sebagai khalifah di muka bumi ini. Sebagai agen Allah dengan membawa visi Illahi, dan berbekal Islam yang menebarkan rahmatan lil ‘alamin.

It seems too visioner dan me-"langit" sekali…tetapi sejatinya tidak…karena itulah fitrah manusia sesungguhnya, menebarkan kebaikan di penjuru alam ini, kepada seluruh elemen semesta yang bersinggungan dengan kita. Tentu saja, disesuaikan dengan kondisi aktual kita masing2…

For example, bagi yang berprofesi sebagai guru, memiliki visi untuk menjadikan anak2 muridnya generasi robbani, generasi yang mengenal siapa Penciptanya.

Seorang engineer, yang tugasnya melakukan rekayasa untuk peningkatan kualitas hidup manusia, selalu menyeimbangkan antara kemaslahatan manusia dan alam secara menyeluruh..

Seorang istri dan ibu rumah tangga mengabdikan dirinya untuk membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah,warohmah, menjadikan keluarganya sebagai pondasi masyarakat madani.

Jadi, apapun yang kita lakukan bukan semata2 hanya untuk diri kita sendiri, tetapi untuk orang lain, untuk semesta alam… jika merujuk Al-Qur’an banyak sekali ayat2 yang membahas tentang muamalah, sosial masyarakat, bahkan pemerintahan. Terdapat juga ayat2 yang membahas sinergi manusia dengan alam, dimana alam diciptakan Allah untuk mem’fasilitasi’ manusia dan keharusan bagi manusia untuk memelihara anugerah Allah tersebut. Hal itu selaras dengan tugas manusia sebagai khalifah, dimana bermasyarakat dan bergaul dengan alam adalah suatu keniscayaan.

Apapun eksistensi kita di muka bumi ini, bawalah selalu misi ke-khalifahan tersebut dalam setiap langkah hidup kita. At least, kita pimpin diri kita sendiri menuju jalan Allah, insya Allah akan timbul empati kita, ghirah kita, untuk mengajak orang tua, saudara, teman, bangsa kita, bahkan seluruh umat manusia untuk meniti jalan tersebut. We’ll find the way…

Karena hidup terlalu singkat untuk disia2kan…berartilah untuk dunia, insyaAllah ada tempat yang baik untuk kita di akhirat kelak…amiin

(yang benar datang dari Allah, yang salah datang dari seorang manusia yang sedang mencari "that way"…mohon dimaafkan)

Asy-Syams (QS 91, ayat 1-10)

November 29th, 2006 by day-after-day

Demi matahari dan cahayanya di pagi hari,

dan bulan apabila mengiringinya,

dan siang apabila menampakkannya,

dan malam apabila menutupinya,

dan langit serta pembinaannya,

dan bumi serta penghamparannya,

dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya),

maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.

sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu,

dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.

…..

Subhanallah….

Satu Rindu

October 3rd, 2006 by day-after-day

Satu Rindu Album : Semesta Bertasbih Munsyid : Opick Feat Amanda http://liriknasyid.com

Hujan teringatkan aku

Tentang satu rindu

Dimasa yang lalu

Saat mimpi masih indah bersamamu

Terbayang satu wajah

Penuh cinta penuh kasih

Terbayang satu wajah

Penuh dengan kehangatan

Kau ibu Oh ibu

Alloh izinkanlah aku

Bahagiakan dia

Meski dia telah jauh

Biarkanlah aku

Berarti untuk dirinya

oh ibu oh ibu kau ibu

Terbayang satu wajah

Penuh cinta penuh kasih

Terbayang satu wajah

Penuh dengan kehangatan

Kau ibu

Terbayang satu wajah

Penuh cinta penuh kasih

Terbayang satu wajah

Penuh dengan kehangatan

Kau ibu oh ibu kau ibu oh ibu oh ibu

Hujan teringatkan aku

Tentang satu rindu

Dimasa yang lalu

Saat mimpi masih indah bersamamu

Kau ibu kau ibu kau ibu

Sumber http://semestabertasbih.blogspot.com/

Dear Diare

October 3rd, 2006 by day-after-day

Ga tau kenapa…sering banget ditimpa penyakit ini yang satu ini…especially klo lagi kecapean…

Ditambah lagi klo makannya over chilly…for example makan siang pecel ayam yang sambelnya super pedas (even ga ada yg ngalahin pedesnya sambel pecel ayam di kantin teknik…;p..) trus makan rujak serut yang juga pedes tentunya…insya Allah akhirnya bolak balik ke belakang…:(…diare maksudnya…

Karena penasaran ama penyakit ini coba search di wikipedia dan kutipannya sbb:

“Definisi resmi medis dari diare adalah defekasi yang melebihi 200 gram per hari (sapa juga yang mo ngitungin…???..). Kondisi ini dapat merupakan gejala dari luka, penyakit, alergi (fructose, lactose), penyakit dari makanan atau kelebihan vitamin C dan biasanya disertai sakit perut, dan seringkali enek dan muntah (untung ga pernah ampe muntah2…).

Hal ini terjadi ketika cairan yang tidak mencukupi diserap oleh "colon". Sebagai bagian dari proses digestasi, atau karena masukan cairan, makanan tercampur dengan sejumlah besar air. Oleh karena itu makanan yang dicerna terdiri dari cairan sebelum mencapai colon. Colon menyerap air, meninggalkan material yang lain sebagai kotoran yang setengah padat. Bila colon rusak atau "inflame”, penyerapan tidak terjadi dan hasilnya adalah kotoran yang berair (u know what it means…;p…).

Diare kebanyakan disebabkan oleh beberapa infeksi virus tetapi juga seringkali akibat dari racun bakteria (kudu nurutin saran rikrik nih…klo makan jangan sembarangan..). Dalam kondisi hidup yang bersih dan dengan makanan mencukupi dan air tersedia, pasien yang sehat biasanya sembuh dari infeksi virus umum dalam beberapa hari dan paling lama satu minggu. Namun untuk individu yang sakit atau kurang gizi, diare dapat menyebabkan dehidrasi yang parah dan dapat mengancam-jiwa bila tanpa perawatan.” (iiih celeeeeeemmm….)

Menurut wikipedia, klo diare kudu:

  1. Jaga hidrasi dengan elektrolit yang seimbang. Ini merupakan cara paling sesuai di kebanyakan kasus diare, bahkan disentri. Mengkonsumsi sejumlah besar air yang tidak diseimbangi dengan elektrolit yang dapat dimakan dapat mengakibatkan ketidak seimbangan elektrolit yang berbahaya dan dalam beberapa kasus yang langka dapat berakibat fatal (keracunan air).

  2. Mencoba memakan lebih sering tapi dengan porsi yang lebih sedikit (klo makan sering dengan porsi banyak ga boleh ya…???). Makan teratur. Jangan Makan atau minum terlalu cepat.

  3. Cairan intravenous: kadangkala, terutama pada anak-anak, dehidrasi dapat mengancam jiwa dan cairan intravenous mungkin dibutuhkan.

  4. Terapi rehidrasi oral. Meminum solusi gula/garam, yang dapat diserap oleh tubuh (oralit maksudnya…)

Tapi klo dayu sih biasanya cuma minum the pait anget buatan ibu langsung tokcer…kecuali klo parah banget baru minum immodium (btw kata si siska obat ini ada side effect-nya juga utk tubuh kita…jadi mending tanya dokter kali yeee…), itupun paling cuma skali minum, coz takut malah mampet…hehe…dan yang pasti kudu banyak minum aer putih buat ngeganti cairan yg hilang coz klo sampe dehidrasi bisa gawat….

Mudah2an ga sering2 deh kena diare lagi…kapok…beneran…apalagi klo gi banyak kerjaan…mo ijin jg ga enak…malu juga ama dokter langganan, klo periksa keluhannya diare lagi…diare lagi…hehe..

Mulai sekarang jaga kesehatan…sehat itu nikmat lhooo…