Untitled

September 30th, 2008 by day-after-day

Ya Allah…

Malam ini kupanjatkan do’a…

Semoga seluruh amal ibadahku

dan amal ibadah seluruh umat muslim di dunia

di sepanjang bulan Romadhon ini dapat Kau terima…

Semoga Kau selalu menjaga diri-diri kami

menjaga ibadah-ibadah kami hanya kepadaMu

sampai dipertemukan dengan Romadhon tahun depan

 

Ya Allah…

Sungguh satu bulan ini terlalu singkat

karena dosa terlampau banyak

sedang ibadah hanya sekadar

Sungguh hamba memohon

satu bulan yang singkat lalu 

dapat melebur semua dosa-dosa hamba

kembalikan hamba kepada fitrah

 

Ya Allah…

Allahu Akbar…Allahu Akbat…Walillahilhamd…

Sungguh Engkau Maha Besar…

Besarkanlah hati-hati kami menyambut kemenangan

Semoga menjadi kemenangan sejati

yang menjadi saksi kami di akhirat nanti…

Amiiiin…

8:51 p.m.

Akhirnya ke Dufan Juga

January 13th, 2008 by day-after-day

Setelah banyak liburan dilewati di rumah saja, akhirnya hari Sabtu, 12 Januari 2008 akhirnya tercapai juga hasrat hati untuk main2 di dufan…(hehe,,,kekanak2an sekali…)..

Dayu bareng ponakan, siti bareng adiknya dan mba fuj sendirian…;p…

Pas baru sampe sempet kecele karena ternyata dufan baru buka jam 11.00, sementara kita da mengantri dengan manis dari jam 10.00 pagi…hiks…

Begitu masuk, kita pemanasan (apa panas2an???) dulu dengan naik bianglala…sambil melakukan pengamatan terhadap wahana yg katanya bisa mengaktifkan adrenalin i.e. tornado…huaaaa….dinilai dari teriakannya, kyknya lumayan menakutkan deh….wah…kudu membesarkan nyali dulu nih…

Dalam rangka mengasah nyali untuk persiapan mencoba tornado, hbs dari bianglala kita menuju kora2…walaupun kedapetan di tengah tapi lumayan bkn kaki gemeter (coz baru beradaptasi…hehe..ngelesss)…

Buat nyenengin ponakan yg ga berani naek kora2, kita masuk rumah miring, rumah jail (hampir2 ga bisa keluar, untung ada anak2 yg ngasi tau…..;p), sama naek alap2 (jet coaster  bebentuk ulet bulu…), terakhir dan untuk relaksasi sebelum naek tornado kita masuk istana boneka…(nyarisss ketiduran saking relaks-nya…)

Setelah itu, tibalah saat yg ditunggu…huahuahua…ternyata begitu ngantri langsung dapet giliran bo…karena ibu siti memakai rok dan adik2 kecil tidak boleh naek tornado, maka cuma dayu ama mba fuj yg maju…(sebelum naek tornado difoto dulu…hehe)

Dengan bismillah memberanikan diri duduk di atas tornado (salah posisi, karena siti sebagai fotografer berada di belakang barisan tempat dayu n mba fuj duduk…)…setelah semua pengaman terpasang, mulai deh pemanasan dengan diputer2…lumayan puyeng coz diputer 360 derajat, tapi masi ga deg2an bgt coz masi di bawah…

Begitu dibawa ke atas…masyaAllah…serem banget….bener2 takut klo pengamannya copot trus terjun bebas…hiiiiiy….trus kita diputer2 di atas (pas ditebalikin ngadep matahari sempet kepikiran belum memperbaharui sunblock euy….coz kita naek pas tengah hari bolong..), diturunin lagi…diputer2…dimiringin…ditebalikin…dilempar2….dah histeris abisss deh…mana lumayan lama lagi…ampuuuun…

Akhirnya selese juga kita disiksa di tornado, muka dah basah oleh keringet, air mata dan mungkin sempet ngecess jg…hehe…kaki gemeteran ampe mo pk sepatu aja susah….hiks…tapi kita tetep bergaya dulu mo difoto lagi….;p

Tekad yg timbul setelah naek tornado, sama seperti sepulang dari badui, adalah engga mau nyoba lagi…ampuuun deh….

Abis naek tornado kita makan baso, trus naek piring oleng, pontangpanting (sedahsyat metromini..hehe), meteor attack sama rajawali terbang, dayu ama mba fuj dah mati rasa (kecuali basonya,,,tetep enak koq…), pandangan mata dah nanar krn masi shock naek tornado. Pas pada naek halilintar aja, dayu ga ikutan, da nyerah euy…coz migren da menyerang…hiks…

Walopun migren dan badan pegel2, tetep seneng dah main2, bisa teriak2, da ga penasaran ama tornado…walaupun kesian mba fuj karena ga ada pasangannya…hehe…jadi tiap naek wahana yg berdua2 dia gonta ganti pasangan mulu…hihi….piss mba..;p

Cuma, hasil foto kita di tornado pas posisi kebalik semua melawan gravitasi (gara2 salah duduk awalnya)…;p

Menjadi Cahaya

January 3rd, 2008 by day-after-day

Merajut mimpi itu mudah

Tinggal menengadahkan kepala ke langit

Masih banyak tempat disana

untuk menggantungkan mimpi

Bagai bintang

mimpipun bercahaya

Kadang cahayanya terang

kadang berkedip kedip nakal

kadang redup tanpa kabar

Mimpi selalu menghiasi langit kehidupan

karena tanpanya bisa2 hilang arah

Namun hati2 menggantungkannya

mimpipun dapat membuat salah arah

Bermimpilah…

hiasilah langitmu dengan kelap kelip mimpi

Dan berdoa…

semoga kelip mimpi menjadi cahaya

Seputih Salju

December 26th, 2007 by day-after-day

Kau berbohong..

Saat kau katakan ingin kejujuran seputih salju

Bukankah salju itu menipu???

Dengan keluguannya menutupi hijaunya daun, merahnya tanah dan mekarnya bunga…

Lalu duniapun membisu…

beku tertusuk dinginnya…

Jujur bukanlah seputih salju…

Jujur adalah merah, biru, hitam, abu-abu…

apa adanya…

Jujur adalah kehangatan yang menggubah irama warna warni…

menjadikannya harmoni yang ramah…

Jujur adalah dirimu…

saat mentari hangatkan saljumu…

Mimpi

December 18th, 2007 by day-after-day

(utk temenku yg katanya mo dibuatin puisi…;p…)

Aku memimpikan semburat mentari yang sabar menunggu datangnya bulan..

Aku memimpikan kokohnya karang yang khidmat mendengarkan deburan ombak…

Aku memimpikan tawa merekah mawar saat mendengar canda sang kupu kupu…

Aku memimpikan dia…

yang berdiri disana menungguku…

dengan sebaris gigi yang tertawa menyambutku…

siap memayungiku saat hujan dan saat matahari memanggang bumi…

Walaupun dia tidak secerah mentari, sekokoh karang ataupun selembut mawar…

namun…dia setia menungguku…

(maap ya klo rada2 romantis…abis idenya dari lelaki berpayung sih…xixixi…)

Laut…Gunung…Disini

December 17th, 2007 by day-after-day

Mau kuajak ke laut?

Menyelami debur ombak,

hembusan angin,

kicauan burung,

dan kelapangan yang mengkerdilkan…

Atau kau lebih suka ke gunung?

Sembunyi di balik hijaunya alam…

Menghayati kesejukan tetesan embun pagi,

dingin kabut yang menusuk,

dan ketinggian yang menyesakkan…

Hmmm…mungkin kau lebih suka disini?

Menikmati apa adanya diri,

menjalani apa yang bisa dijalani..

…..

Tak perlu ke laut..

atau ke gunung…

Disinipun…akan kutemani…

Just tired…I’m giving it up

December 4th, 2007 by day-after-day

Just tired…

wish that I can wash out this weary feeling…

someday I hope

being an enormously different person

forget all good and bad memories behind

then nothing can make me feel so tired again…

it just a wish

a wish that wished to be granted…tomorrow..perhaps…

but now I’m just tired…I’m giving it up

Menjadi Sekedar Hebat Tidaklah Cukup

September 6th, 2007 by day-after-day

Menjadi sekedar hebat tidaklah cukup…

Sebagai manusia, biasanya kita memiliki keinginan untuk menjadi manusia yang pintar, sukses, kaya, berkuasa, serta segudang kehebatan lainnya…

Kita berharap, dengan kehebatan tersebut, kita bisa meningkatkan prestise dan derajat kemanusiaan kita…

Namun, menjadi sekedar hebat tidaklah cukup…

Kesombongan selalu menggoda orang-orang hebat, sebagai akibat dari apresiasi diri yang berlebihan atas kehebatan yang dimilikinya…

Orang yang hebat, baru menjadi "orang hebat sejati" jika dirinya memiliki simpanan kerendahan hati di dalam ruang hatinya…

Modesty…humble…low profile…kerendahan hati…adalah penyeimbang, pengendali, pengekang kesombongan diri…

Dengan kerendahan hati, diri tidak akan merasa sebagai yang terbaik, terpenting, terhebat, paling benar dari orang lain yang dinilai tidak lebih "hebat" dari diri sendiri…

Dengan kerendahan hati, diri akan bisa mendengar suara, pendapat, kritik, saran dari orang lain yang dinilai tidak lebih "hebat" dari diri sendiri…

Dengan kerendahan hati, diri akan selalu memberi respon terhadap sapaan, permintaan, bahkan bantuan dari orang lain yang dinilai tidak lebih "hebat" dari diri sendiri…

Dengan kerendahan hati, diri akan berjalan di muka bumi ini dengan menunduk, agar  orang lain yang dinilai tidak lebih "hebat" dari diri sendiri tidak terinjak, tersakiti, atau terzhalimi oleh setiap langkah diri…

Dengan kerendahan hati, diri akan bisa membuka jendela hatinya…melihat dunia dengan cakrawala yang lebih luas, tidak terkungkung dalam ruangan dengan cermin di ke-empat sisinya sehingga yang dilihat adalah diri sendiri…

Menjadi sekedar hebat tidaklah cukup…

Perlu simpanan kerendahan hati di dalam ruang hati…

kangen…

September 5th, 2007 by day-after-day

I missed my friend…
not physically…since he is still around me…
but I missed his kindness…

not because he isn’t kind, but it’s me who can’t feel his kindness (puzzling…isn’t it???)

and…I also missed…
the past…
at the time when I wasn’t as matured as now…
at the time when I could laugh easier…
when he tried to made me laugh…

wish that I can turn back the time..
but I can’t….
coz there’s no ‘undo’ in a real life…

what I can do is…
expressing my gratitudes to Allah for all the grants He has given to me…
and praying;
wishing that I’ll get a chance to be the ‘real me’ again…
and I can feel his kindness again…
as my very best friend…

Sahabatku berubah…

September 4th, 2007 by day-after-day

Dulu pernah posting dengan tema "berubah", dimana dayu yakin klo tak ada yang statis, semuanya berubah..menjadi baik, menjadi buruk, menjadi tua, menjadi apapun yang diinginkan Allah…

Tetapi, ketika seorang sahabat…teman ketika sama2 meniti jembatan fitrah, hijrah menuju kebaikan…tiba2 berubah…

Seseorang yang dayu percaya…sahabat yang dayu yakin akan keteguhan prinsipnya…tiba2 berubah…

Entah dia terlupa atau sengaja melupakan…

Dayu merasa sedih…karena dayu sendiri ga mampu berbuat apa2 untuk mengingatkannya..(entah tak mampu atau tak mau???)

Kesal…karena apa yang telah dia lakukan bisa menghilangkan kepercayaan orang lain terhadapnya, dan terhadap keyakinan yang telah dipupuknya sendiri…

Dayu ga tau harus berbuat apa…karena dayu takut…takut merusakkan persahabatan dengannya…takut menyakiti hatinya…

Mungkin dayu telah menafikkan kewajiban untuk menasihati sahabat dayu sendiri, tetapi saat ini dayu belum bisa…karena dayu sendiri mungkin tidak lebih baik dari dirinya…dan dalam lubuk hati yang terdalam, masi ada khusnudzon kalau apa yang dia lakukan saat ini bukanlah main2 seperti apa yang dikatakan orang2…melainkan merupakan sebuah keseriusan…

Dayu cuma bisa mendoakan yang terbaik untuknya, semoga Allah membukakan hatinya dan memberikan jalan keluar yang terbaik…amiiin

Dan jika Allah mentaqdirkan dayu berubah…semoga perubahan itu adalah menuju kebaikan…amiiin…